Dari Festival Jawa Bersyi’ir : Lesbumi Menggebrak Lewat Wayang Mika-El

MASIHKAH segar embun menetes di esok pagi, langit  malam berwarna darah, wajah-wajah bersimbah amarah, kaki-kaki melangkah tanpa arah”.

Sebuah prolog sebagai pertanda jejer pergelaran wayang Mika-El sebagai puncak acara ‘Festival Jawa Bersyi’ir’ yang di gelar di Jalan Wonokromo Pleret Bantul, Minggu malam (19/10). Pergelaran  wayang Mika-El merupakan pengembangan sebuah tradisi yang dikemas lebih modern seiring dengan kemajuan teknologi. wayang Mika-El juga sebagai gebrakan dari Lesbumi DIY dalam melakukan terobosan baru di dunia seni perwayangan dan musik.

Selengkapnya

Festival Jawa Bersyi’ir, 18-19 Oktober 2008.

JAWA BERSYI’IR merupakan inisiasi serangkaian kegiatan untuk mengapresiasi dan merayakan keragaman seni tradisi muslim di Jawa. keragaman seni tradisi ini membuat Jawa sangat kaya dengan khazanah kesenian Islam, walaupun Islam sendiri merupakan agama yang disebarkan dari seberang yang jauh di Asia Barat.

Selengkapnya

Festival Kesenian Demak 2008

Dewan Kesenian Demak bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Demak akan mengadakan Festival Kesenian Demak (FKD), 1-3 Juni 2008.

Selengkapnya